Astono Gedong, Kompleks Pemakaman Kuno Lintas Kerajaan di Tulungagung

0 185

Astono Gedong, Kompleks Pemakaman Kuno Lintas Kerajaan di Tulungagung

Secara administratif Situs Astono Gedong terletak di Desa Sukodono, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung. Situs yang terletak di lereng Gunung Wilis ini merupakan komplek pemakaman Hindu-Islam, dengan tiga pembagian halaman yaitu halaman paling luar disebut Pendopo, halaman tengah disebut dengan Kampung dan halaman belakang disebut Dalem.

Halaman Dalem merupakan halaman utama dengan makam-makam utama di dalamnya. Makam-makam utama yang dapat dijumpai antara lain adalah makam Raden Lemboeroe atau Raden Ketawengan yang dipercaya merupakan keturunan raja Majapahit, serta makam-makam dari Mangku Bumi. Bahkan menurut penuturan beberapa Arkeolog, di Astono Gedong juga terdapat makam Hadi Widjodjo atau yang dikenal sebagai Djoko Tingkir.

Makam Raden Ketawengan beserta para pengiringnya menunjukkan ciri Demak-Troloyo yang identik dengan makam-makam Islam era Majapahit, sedangkan makam Mangku Bumi ditandai dengan adanya kronogram yang ditulis dengan huruf arab serta keberadaan pohon nogosaren. Keberadaan pohon nogosari menjadi ciri khas makam raja-raja Islam di Jawa.

Sedikit bergeser ke pagar Pendopo, dapat dijumpai adanya tinggalan masa Hindu Budha berupa dua buah lingga. Tinggalan Hindu Budha lainnya juga pernah ditemukan di situs ini, yaitu arca budha aksobya dari era Kadiri yang saat ini disimpan di Museum Daerah Tulungagung. Berdasarkan temuan-temuan tersebut diketahui bahwa situs Astono Gedong merupakan sebuah situs lintas kerajaan, mulai dari kerajaan Hindu Budha hingga kerajaan-kerajaan Islam di Jawa.

Pada pintu halaman kedua dikanan kiri terdapat Lingga dan Umpak. Tiap-tiap halaman dikelilingi dan dibatasi pagar dari batu, disini juga terdapat arca dari jenis Aksobiya dari zaman kerajaan kadiri sebelum kerajaan singosari, yang disimpan di Museum Daerah Tulungagung. Berdasarkan temuan tersebut, mungkin disekitar makam dahulu pernah berdiri sebuah bangunan suci Hindu-Budha.

Hal tersebut menandakan bahwa situs Astono Gedong sudah digunakan pada masa kerajaan Kadiri sebelum kerajaan Singosari, karena terdapat arca aksobya dari masa Kerajaan Kadiri. Tak heran jika situs makam ini merupakan kompleks makam tertua di Kabupaten Tulungagung.

Source https://sportourism.id https://sportourism.id/history/astono-gedong-kompleks-pemakaman-kuno-lintas-kerajaan-di-tulungagung
Comments
Loading...