Candi Barong Candi Hindu di Sleman Yogyakarta

0 78

Candi Barong

Candi Barong terletak di perbukitan Batur Agung, tepatnya berada di Dusun Candi Sari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Dinamakan Candi Barong oleh penduduk setempat karena adanya hiasan kala pada setiap sisi tubuh candi. Hiasan tersebut menyerupai singa/ barong. Candi Barong juga termasuk salah satu candi Hindu di Indonesia.

Candi Barong dan sekitarnya merupakan salah satu kawasan peninggalan sejarah yang menunjukkan unsur-unsur agama Buddha dan Hindu pada abad IX – X M. Di sekitar Candi Barong banyak ditemukan tinggalan budaya material. Budaya material yang ada berupa candi dan bangunan lain, misalnya Candi Miri, Candi Dawangsari, Arca Ganesa, Situs Ratu Boko, dan Arca Dyani Bodhisatwa Sumberwatu.

Sejarah Candi Barong

Candi Barong diperkirakan dibangun abad ke-9 – 10 Masehi. Kemudian ditemukan kembali pada awal abad ke-20 dalam kondisi runtuh oleh seorang Belanda sekitar tahun 1913. Ketika itu kondisi candi masih berupa reruntuhan dan sulit dikenali bentuk aslinya. Pemugaran Candi Barong dimulai pada tahun 1987. Candi induk Candi Barong selesai dipugar pada tahun 1992 yang kemudian dilanjutkan dengan pemugaran talud dan pagar.

Candi ini bercorak Hindu dan diperkiraan menjadi tempat pemujaan Dewa Wisnu karena ditemukan arca Dewi Sri (dewi kesuburan yang merupakan istri Dewa Wisnu) dan Dewi Laksmi, pengiring Dewa Wisnu. Juga terdapat hiasan kerang bersayap (sankha) yang merupakan salah satu simbol (laksana) Dewa Wisnu, dan bagian puncak bangunan (kemuncak) yang berbentuk permata (ratna). Bangunan candi ini diperkirakan berfungsi untuk kegiatan pemujaan yang berhubungan dengan permohonan kesuburan. Hal ini mungkin berkaitan dengan kondisi tanah di sekitar candi yang kurang subur, sehingga dengan memuja Dewi Sri diharapkan keadaan tanah akan menjadi subur.

Bentuk Bangunan Candi Barong

Komplek candi ini berupa tiga buah teras. Pada teras tertinggi terdapat sebuah selasar dan dua buah candi yang tidak memiliki jendela dan pintu. Candi pertama berukuran 8,20 m x 8,20 m dengan tinggi 9,25 m, sedang candi kedua berukuran 8,25 m x 8,25 m dengan tinggi 9,25 m.

Pada masing-masing sisi bangunan candi terdapat relung dengan hiasan kala dan makara. Teras tertinggi ini merupakan halaman yang paling suci. Perbedaan antara keduanya terletak pada ragam hias dan arcanya. Berdasarkan kedua hal tersebut, candi pertama diduga dibangun untuk pemujaan dewa Wisnu, sedangkan candi kedua untuk Dewi Sri.

Di halaman teras kedua terdapat struktur bangunan berukuran 12,30 m x 7,80 m dan beberapa umpak batu berbentuk segi delapan. Diduga struktur tersebut merupakan pondasi bangunan pendapa dengan atap dari kayu. Sedangkan pada halaman teras pertama tidak ditemukan struktur bangunan.

Source Candi Barong Candi Barong
Comments
Loading...