Candi Plaosan Lor Klaten Jawa Tengah

0 204

Candi Plaosan Lor

Candi Plaosan Lor merupakan satu candi yang menjadi saksi bisu sejarah peradaban kerajaan kuno, dan memiliki cerita tentang toleransi antar umat beragama. Candi tersebut terletak di kawasan Jalan Candi Plaosan, Prambanan, Klaten Jawa Tengah. Candi Plaosan Lor merupakan candi Buddha, yang dibangun oleh seorang putri raja bernama Pramodhawardhani atau Sri Kahulunan dari dinasti Sailendra, pada abad 9 Masehi.

Dalam Mendirikan bangunan suci ini, Sri Kahulunan didampingi suaminya yang bernama Rakai Pikatan. Candi ini tepatnya dibangun pada tahun 825 hingga 850 Masehi. Setelah runtuhnya era kerajaan, candi itu mulai ditemukan lagi pada tahun 1867 oleh orang yang berkebangsaan Belanda, bernama Ijerman. Ijerman merupakan orang suruhan Rafles, yang mulai pada tahun 1909 ia dibantu rekan-rekannya melakukan penelitian terhadap Candi Plaosan tersebut. Dan mulai pada tahun 1940, Candi Plaosan ini mulai dipugar dan ditata kembali oleh bangsa Belanda. Setelah Indonesia merdeka, baru pada tahun 1990 pemugaran candi tersebut dilanjutkan.

Akhirnya candi diresmikan sebagai cagar budaya dan kawasan wisata purbakala pada tahun 1998, tepatnya pada tanggal 19 Februari. Kedua candi utama mempunyai jenis kelamin yaitu, laki-laki dan perempuan. Yang membedakan adalah ukuran reliefnya.

Diskripsi Bangunan Candi

Di lokasi candi terdapat pula Stupa Perwara yang berjumlah 116 buah dan Candi Perwara berjumlah 58 buah. Di sisi utara Candi Plaosan ini, terdapat pohon Bodhi yang sudah berumur puluhan tahun tertanam di situ. Menurut cerita sejarah pohon Bodhi merupakan, pohon tempat Sidartha Gautama bersemedi dan memperoleh pencerahan.

Candi Plaosan Lor lebih luas dari pada Candi Plaosan Kidul. Terdapat dua pasang Dwarapala yang saling berhadapan di bagian depan (barat) komplek ini, sepasang terletak di pintu masuk utara dan sepasang lagi di pintu masuk selatan. Pada pelataran utara terdapat teras batu berbentuk persegi yang dikelilingi oleh deretan umpak batu. Ada dugaan bahwa umpak batu ini dahulu difungsikan sebagai tempat untuk meletakkan sesajian. Konon diatas umpak batu ini dahulu merupakan sebuah bangunan yang terbuat dari kayu dan diatas masing – masing umpak terdapat arca Dhyani Buddha. Teras yang sama namun berukuran lebih kecil terletak di selatan kompleks Candi Plaosan Lor.

Source Candi Plaosan Lor info sejarah
Comments
Loading...