Museum Soesilo Soedarman Cilacap

0 249
Museum Soesilo Soedarman

Museum Soesilo Soedarman terletak di Desa Gentasari, Kecamatan Cilacap, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia. Museum ini dapat diakses dari Yogyakarta, melewati Purworejo – Kutoarjo – Kebumen – Gombong – Buntu dan Sampang. Dari Sampang, belok ke Selatan sejauh 5 kilometer ke Museum. Ada banyak papan jalan di jalan yang menunjukkan arah ke Museum.

Museum Soesilo Soedarman diresmikan pada tahun 2000 untuk menghormati almarhum Jenderal Soesilo Soedarman (1928 – 1997), seorang pemimpin militer terkemuka Indonesia dan salah satu warga terkemuka di Indonesia. Dia bertindak di militer Indonesia sejak tahun 1945 sebagai Kadet di Akademi Militer Yogyakarta, dan bergabung dalam kampanye gerilya di Jawa Barat dan di sekitar wilayah Ibu Kota Yogyakarta selama Perang Kemerdekaan (1945 – 1948). Dia dan unitnya, SWK-104, Werkhreise III, berpartisipasi dalam keberhasilan 1 Maret 1949 Mayor-serangan Modal Yogyakarta di bawah kepemimpinan Kolonel Soeharto, Panglima Brigade Werkhreise III, dan kemudian menjadi Presiden ke-2 dari Indonesia.
Soesilo Soedarman lulus dengan kehormatan dari Akademi Militer Yogyakarta Kelas 1948, dan diasingkan sebagai Letnan Kedua oleh Ir. Soekarno, Presiden pertama Indonesia, pada tanggal 28 November 1948. Ia bertugas di Korps Kavaleri Indonesia.
Selama 40 tahun karir militernya (1945-1985), dia bertindak jelas sebagai komandan lapangan, Petugas Operasi, Staf Staf, seorang guru di Sekolah Militer, Atase Pertahanan di Washington-Amerika Serikat, seorang Staf Umum di Angkatan Bersenjata Indonesia Pasukan Mabes, dan sebagai Komandan Komando Daerah Sumatra Selatan dan Kalimantan Barat (1981 – 1985). Ia melihat kampanye militer di Jawa Barat, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan. Dia juga menerima pelatihan militer di Belanda, Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Sejak tahun 1986 sampai 1997, ia menjabat sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat (1986-1988), Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (1988-1993) dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (1993- 1997). Jenderal Soesilo Soedarman meninggal pada tanggal 18 Desember 1997. Ia dimakamkan di Pemakaman Pahlawan Kalibata di Jakarta dengan penuh kehormatan militer. Dia punya istri, Widaningsri, dan lima anaknya. Indonesia pergi ke dalam 3 hari berkabung Nasional dan bendera diturunkan menjadi setengah staf. Selama 52 tahun memberikan kontribusi kepada Nation, Soesilo Soedarman menghormati 25 medali Kehormatan yang berasal dari Pemerintah Indonesia, Amerika Serikat, Belanda dan Kerajaan Austria.
Museum menampilkan memorabilia, artikel dan foto Soesilo Soedarman selama hidupnya sebagai Petugas Militer Indonesia, selama peran pelayanan publik dan perannya di masyarakat, antara lain sebagai Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sebagai Anggota Dewan Pengawas di Universitas Lampung, Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto dan di Universitas 11 Maret di Surakarta. Dia juga memimpin Yayasan Ki Hadjar Dewantara, Yayasan Seruan Eling Banyumas (SERULING MAS) dan merupakan Ketua Organisasi Pensiunan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI).
Source Museum Soesilo Soedarman Informasi Wisata dan Budaya
Comments
Loading...