Situs Candi Wurung Magelang Jawa Tengah

0 135
Situs Candi Wurung berada di Dusun Candi, Desa Menoreh, Kecamatan Slaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Situs ini keberadannya kini masih bisa di jumpai. Situs ini berbentuk sebuah gundukan tanah yang berada ditengah sawah. Ketika tahun 1990 pihak Purbakala mengkroscek lokasi situs ini tahun 1990, ternyata disitus ditemukan beberap komponen bangunan candi. mulai dari potongan arca hingga Yoni.

Kini yang masih terlihat di lokasi ini, hanya dua buah yoni. atas penemuan ini, tentu menandai bahwa candi yang dibangun di situs ini merupakan sebuah candi yang menganut agama hindu. yoni pertama kini hanya menyisakan setangah bagiannya saja. Dengan kondisi bagian cerat masih utuh namun kaki dan badan bagian sisi kiri sampai belakang telah menghilang. Dibawah cerat tersebut terdapat ukiran gambar singa sepertinya singa tersebut menompang cerat yoni.
Yoni kedua kini kondisinya terbalik danseakan terlihat berdiri. Bagian sisi atas masih komplit hanya bagian sisi kaki yoni kini entah berada kemana. Yoni kedua ini sendiri menggunakan 2 bangun batu andersit yaitu meliputi bagian kaki yaitu pondasi yoni dan bagian atas yang meliputi bagian cerat dan lubang lingga. Sebenarnya dari data yang dikutip dari laporan pengumpulan benda purbakala Magelang tahun 1997-1998 diketahui bahwa Yoni yang berada di situs ini ada tiga buah. Sayang kondisi yoni satu lagi belum bsia diketahui keletaknnya saat ini. Selain itu, arca Siwa berukuran kecil (J.229), bersama dengan patung tak dikenal juga ikut diamankan pihak BP3. Dan kini arca-arca tersebut telah diamankan di museum Borobudur.

Disekitar bangunan candi dan di lahan persawahan warga, banyak ditemui batu bata kuno yang saling menumpuk ataupun yang menyebar di lahan persawahan warga. Di samping yoni kedua terdapat sebuah gundukan tanah dengan dipenuhi batu bata yang tersusun terserak, kemungkinan batu bata tersebut merupakan sebuah dinding/pondasi bangunan candi. Yang notabennya memang menggunakan bahan baku batu bata.

Diantara batu bata yang terserak tersebut, tidak banya berbentuk batu bata balok berukuran besar saja. Ada juga yang berbentuk seperti batu penyanggah, atau batu berskat. tidak beda jauh dengan batu candi yang menggunakan batu andersite, namun disini bentuknya lebih dikecilkan. Situs ini pernah terjadi penggalian ilegal oleh seseorang yang hendak mencari harta karun, namun kasus tersebut cepat terselesaikan. Candi wurung pernah diketemukan beberapa arca dewa hindu, antara lain ialah arca siwa  komponen arca ganesa dan arca yang belum bisa teridentifikasi bentuknya.

Komponen bangunan yang terbuat dari batu bata ukurannya bisa 3 kali lipat dari batu bata yang kini banyak ditemui di lokasi. Batu bata yang ada di situs candi wurung penyebarannya sangat luas, ada yang berada di gundukan tanah hingga yang berada di tengah sawah sekitar radius 150 meter dari lokasi inti situs. Warga sekitar menerangkan bahwa batu candi yang berasal dari lokasi candi tersebut, banyak yang sudah dijadikan sebagai bahan pondasi bangunan rumah mereka. Dan warga sekitar hanya berdalih batu tersebut, berbentuk batu bata biasa bukan berasal dari bangunan candi. Situs ini juga berdekatan dengan Situs Mulosari dan Situs Pringapus yang memang sama-sama bekas bangunan candi hindu.
Source Situs Candi Wurung Magelang Jejak Peninggalan Cagar Budaya
Comments
Loading...