Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman Yogyakarta

0 125

Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman terletak di Jalan Bintaran Wetan, no: 3 Yogyakarta dahulunya merupakan kediaman pribadi Sang Jendral. Kata Sasmitaloka berasal dari bahasa Jawa, Sasmita yang berarti pengeling-eling, megingat, mengenang. sedangkan Loka berarti tempat. Jadi, Sasmitaloka berarti tempat untuk mengingat atau mengenang.

Museum ini merupakan tempat untuk mengenang pengabdian dan pengorbanan dari Panglima Besar Jenderal Sudirman. Gedung tua nan usang ini bercerita banyak tentang kehidupan Sang Jendral sebagai seorang suami dan ayah, serta pemimpin tertinggi kemiliteran. Seorang Jenderal yang tidak pernah menyerah pada penjajahan, bahkan oleh penyakit yang dideritanya. Ibarat memasuki sebuah mesin waktu yang memutar mundur ke masa dimana Sang Jendral Besar hidup, pengunjung benar-benar merasakan atmosfir yang hampir sama, tenggelam ke dalam kenangan Sang Jendral Besar.

 

 

 

 

 

 

Gedung ini dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1890, arsitektur bergaya Belanda mendominasi bangunan ini. Museum ini memiliki sejarah yang sangat panjang. Pada awal berdirinya, diperuntukkan bagi pejabat keuangan Pura Paku Alam VII, Tuan Winschenk. Pada masa penjajahan Jepang bangunan dikosongkan dan barang-barangnya disita. Selanjutnya di era kemerdekaan, digunakan sebagai Markas Kompi Tukul dari batalion Soeharto.

Sejak tanggal 18 Desember 1945 hingga 19 Desember 1948, beralih fungsi menjadi kediaman resmi Jenderal Sudirman setelah menjadi Panglima Tertinggi TKR. Selanjutnya saat Agresi Belanda II, digunakan sebagai Markas IVG Brigade T dan setelah kedaulatan Republik Indonesia tanggal 27 Desember 1949, berturut-turut dipakai sebagai kantor Komando Militer Kota Yogyakarta, kemudian digunakan untuk asrama Resimen Infantri XIII dan penderita cacat (invalid). Tanggal 17 Juni 1968 dipakai untuk Museum Pusat Angkatan Darat, sebelum akhirnya diresmikan sebagai Museum Sasmitaloka Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman pada tanggal 30 Agustus 1982.

Bentuk banguan museum adalah limasan. Syarat sebuah rumah limasan yaitu pendapa, bangunan utama, dan bangunan sayap kanan kiri tetapi di museum hanya tidak terdapat pendapa. Ornamen hiasanan pada tiang penyangga bangunan utama dan sayap berupa motif tumbuh-tumbuhan. Museum Sasmitaloka Pangsar Soedirman memiliki 599 buah benda koleksi, yang terdiri dari jenis logam, kayu, kulit, kertas dan kain yang dipamerkan dalam 14 ruangan.

Source Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman wikipedia
Comments
Loading...