Makam RA Kartini di Rembang Jawa Tengah

0 284

Raden Ajeng Kartini lahir di Desa Mayong, Kabupaten Jepara, 21 April 1879 adalah putri ke 2 dari 5 bersaudara, pasangan Raden Mas Adipati Aryo Samingun Sosroningrat, Bupati Jepara (1880-1905) dengan ibu Mas Ajeng Ngasirah

Kartini hidup dikalangan bangsawan feodal tinggi, yang tidak sesuai dengan cita-citanya yg luhur dan demokratis. Keluarga memberi ijin kepada Kartini masuk sekolah dasar Belanda ( EuropescheLagereSchool) di Jepara, sehingga beliau menjadi pandai berbahasa Belanda. Dari sinilah kemudian Kartini berkenalan dengan teman-teman dan berkenalan pula dengan alam hidup barat. Betapa jauh perbedaan kedudukan wanita barat dengan wanita Jawa.

Dari situlah ia sadar wanita bangsawan harus membimbing kaumnya kearah kemajuan. Hasrat ingin melanjutkan sekolah ke Semarang atau Betawi terhalang oleh adat yang mengharuskan ia di “pingit” karena usianya telah 12 tahun. Dalam masa pingitan ini ia melanjutkan cita-citanya mendirikan sekolah untuk anak-anak para priyayi.

Pada masa inilah ia menulis surat untuk kenalannya di negeri Belanda tempat ia mencurahkan suka duka , hingga berakhir ketika ia dipinang Raden Adipati Aryo Djojohadiningrat Bupati Rembang 8 Nopember 1903. Di Rembang ia tetap melanjutkan cita-citanya mengajar bagi anak-anak priyayi di Rembang.

Lebih kurang 1 tahun setelah menikah, dan 5 hari sesudah melahirkan putra pertamanya, Kartini dipanggil pulang ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa 17 September 1904 dalam usia 25 tahun. Almarhum dimakamkan di makam keluarga di Desa Bulu sekitar 22 Km sebelah selatan Rembang Jawa Tengah.

Makam Kartini yang berjada di Desa Bulu dengan jarak tempuh sekitar 17,5 kilometer dari kota Rembang ke selatan jurusan Blora. Selain makam Kartini, di kompleks makam juga terdapat makam keluarga Bupati Rembang Djojo Adiningrat dan putra R.A Kartini satu-satunya RM Soesalit, serta keturunan keluarga bupati rembang tersebut.

Makam Kartini berada di tengah-tengah makam yang lainnya bersama istri pertama Djojo Adiningrat yang bernama Soekarmilah Djojo Adiningrat serta anak istri dari keduanya yang bernama Srioerip Djojo Adiningrat dan terdapat pagar khusus untuk ketiga makam tersebut. Alasan anak tersebut dimakamkan di lokasi tersebut karena orang tuanya sebagai keturunan keraton Solo ketika meninggal tidak boleh dimakamkan di luar keraton. Sebagai gantinya, yang dimakamkan adalah anaknya.

Source Makam RA Kartini di Rembang Jawa Tengah Makam RA Kartini
Comments
Loading...