Candi Mendut Merupakan Candi Budha Jawa Tengah

0 85

Candi Mendut, merupakan candi Budha yang dididrikan oleh Raja Indra seorang Raja pertama dari Trah Dinasti Syailendra pada 824-M, ini artinya Candi Mendut dibangun lebih awal dari Candi Borobudur yang didirikan oleh Raja Samaratungga, Wangsa Syailendra pada 850-M.

Candi Mendut terletak di desa Mendut Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang Jawa Tengah, sekitar 7 km sebelum Candi Borobudur, tinggi Candi Mendut sekitar 26,4 meter, menghadap barat daya, memilki 48 stupa kecil-kecil dan terdapat hiasan Relief pada tubuh candi berupa pohon Kalpataru. Candi ini letaknya sangat berdekatan dengan Candi Borobudur, banyak yang mengatakan jika Candi Mendut ini bersama dengan Candi Pawon terletak dalam satu garis lurus dengan Candi Borobudur.

Candi Mendut merupakan lokasi awal proses ritual Waisak, dengan diikuti pengambilan air suci dari Umbul Jumprit, Parakan, Temanggung, serta api suci dari merapen, Grobogan dan puncak upacara Waisak ini adalah upacara Pradaksina yakni upacara mengelilingi Candi Borobudur tingkat demi tingkat yang dilaksakan di Candi Borobudur tepat pada Purnama Sidhi atau bulan purnama pertama di bulan Mei. Perayaan atau ritual Waisak dapat disaksikan oleh masyarakat luas.

Pada tahun 1834 Candi Mendut mulai mendapat perhatian meskipun mengalami nasib yang sama dengan Candi-Candi lainnya, yaitu dalam kondisi runtuh dan hancur. Di bilik utama candi ini terdapat 3 buah arca yang menurut para ahli arca-arca tersebut diidentifikasi sebagai Cakyamuni yang diapit oleh Bodhisatwa, Lokeswara dan Bajrapani. Dalam kitab Sang Hyang Kamahayanikan disebutkan bahwa realitas yang tertinggi (advaya) memanifestasikan dirinya dalam 3 dewa (Jina)

Sebagai Candi yang bersifat Budhistist, Relief-relief di Candi Mendut juga berisi cerita-cerita ajaran moral yang biasanya berupa cerita-cerita binatang yang bersumber dari Pancatantra dari India. Cerita tersebut antara lain adalah seekor kura-kura yang diterbangkan oleh dua ekor angsa dan di bawahnya dilukiskan beberpa anal gembala yang seolah-olah mengejek kura-kura tersebut.

Oleh karena kura-kura tersebut emosional dalam menanggapi ejekan, maka terlepaslah gigitannya dari tangkai kayu yang dipegang sehingga terjatuh dan mati. Inti ceritanya adalah ajaran tentang sifat kesombongan yang akan mencelakakan diri sendiri.

Source Candi Mendut Merupakan Candi Budha Jawa Tengah cerita sejarah
Comments
Loading...