Masjid Layur Kampung Melayu Semarang

0 123

Semarang, merupakan salah satu tempat di Indonesia yang menyimpan berbagai peninggalan – peninggalan jaman dahulu. Salah satunya adalah bangunan kuno seperti Majid Layur. Masjid ini merupakan masjid kuno di Semarang yang terletak di Jalan Layur, kelurahan Dadapsari, Semarang Utara. Untuk mencapai di lokasi Masjid Layur sangatlah mudah, yaitu dari pasar Johar ke arah Kota Lama melalui Kantor Pos Besar yang berada di Jl. Pemuda kemudian sebelum jembatan Berok belok ke kiri.

Menutur Informasi yang beredar, masjid Layur ini di bangun pada tahun 1802 Masehi. Masjid ini dibangun oleh sejumlah saudagar dari Yaman yang bermukim di Semarang. Masjid Layur dikenal pula dengan nama Masjid Menara Kampung Melayu.

Bangunan masjid sendiri tidak bergaya Arab, tetapi memiliki lebih banyak unsur lokal. Lantai bangunan setangkup tersebut dinaikkan dan hanya dapat dicapai dengan tangga yang terdapat pada sisi muka. Walaupun sudah dimakan usia namun masjid ini masih kokoh dan masih digunakan oleh masyarakat sekitar untuk beribadah. Sampai sekarang masjid ini masih terus dirawat oleh yayasan masjid setempat sebagai upaya pelestarian sejarah dan sebagai masjid tua kebanggaan Kota Semarang. Secara menyeluruh Masjid Layur masih asli seperti pertama kali dibuat, hanya ada sedikit perbaikan seperti penggantian genteng dan penambahan ruang untuk pengelola pada sisi kanan kompleks masjid.

Dinamakan Kampung Melayu karena sudah merupakan tempat hunian pada tahun 1743 yang sebagian besar orang yang mendiami kawasan tersebut adalah orang melayu. Pada masa tersebut di kampung ini terdapat tempat untuk mendarat kapal dan perahu yang membawa barang dagangan. Lokasinya yang sangat strategis mengundang orang untuk berdiam disitu pula. Dicatat bahwa orang-orang dari Arab kemudian menempati kampung tersebut. Pada masa itulah kiranya masjid yang telah ada dikembangkan lagi dan memperoleh pengaruh yang dapat dilihat sekarang. Berpengaruhnya orang Arab di situ diperkuat oleh catatan Liem (1930) yang menyebutkan bahwa usaha pendirian klenteng oleh masyarakat Cina yang tidak begitu banyak jumlahnya di kampung tersebut ditentang habis-habisan oleh penduduk keturunan Arab pada tahun 1900. Penambahan menara pada bagian depan masjid menyebabkan masjid juga terkenal dengan nama masjid menara.

Source Masjid Layur Kampung Melayu Masjid Layur Semarang – Kampung Melayu
Comments
Loading...