Prasasti Hantang Peninggalan Raja Jayabaya

0 391

Prasasti Hantang

Prasasti Hantang merupakan salah satu koleksi dari Museum Nasional dengan No. Inventaris D.9. Pada prasasti ini memiliki angka tahun 1057 saka atau setara dengan 1135 M. Di ketahui bahwa prasasti ini di temukan di Desa Ngantang. Pada prasasti hantang ini memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu terdapat tulisan dengan huruf kuadrat yang besar dan melintang di tengah cap kerajaan berupa Narasinga yang berbunyi penjalu jayati  (penjalu menang).

Prasasti ini memperingati pemberian anugerah Raja Jayabhaya kepada Desa Hantang dengan 12 desa yang masuk dalam wilayahnya berupa prasasti batu yang memuat pemberian hak-hak istimewa kepada penduduk Desa Hantang beserta wilayahnya.

Adapun sebabnya ialah pada suatu ketika penduduk Desa Hantang dengan 12 desa yang masuk dalam wilayahnya datang menghadap raja dengan perantara guru raja yaitu Mpungku Naiyayikarsana dengan permohonan agar prasasti yang ada pada mereka sebagai anugerah raja yang di-dharma-kan di Gajapada dan di Nagapuspa yang ditulis di atas daun lontar (ripta) dipindahkan ke atas batu (linggapala), dan ditambah dengan anugerah Raja Jayabhaya sendiri.

Lalu permohonan itu dikabulkan oleh sang raja, mengingat bahwa penduduk Hantang telah memperlihatkan kebaktiannya yang sungguh-sungguh terhadap raja dengan bukti bahwa mereka telah menyerahkan cancu tan pamusuh dan cancu ragadaha dan bahwa pada waktu ada usaha memisahkan diri (=perang perebutan tahta) mereka tetap setia memihak kepada Raja Jayabhaya. Selanjutnya prasasti itu berisi perincian anugerah yang pernah diterima penduduk Hantang dari yang telah dicandikan di Gajapada dan di Nagapuspa, dan anugerah tambahan dari Raja Jayabhaya, semuanya berupa macam-macam hak istimewa.

Menurut ceritanya prasasti ini di keluarkan sebagai bentuk piagam atas penduduk desa Hantang yang telah setia pada Kediri selama perang melawan Jenggala. Dan dari Dari prasasti tersebut dapat diketahui kalau Jayabhaya adalah raja yang berhasil mengalahkan Jenggala dan mempersatukannya kembali dengan Kediri.

Source Prasasti Hantang Kekunaan
Comments
Loading...