Situs Gedung Percetakan Aceh

0 284

Lokasi Gedung Percetakan Aceh

Terletak di Jalan Diponegoro No. 74 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Provinsi Aceh

Gedung Percetakan Aceh

perbandingan gedung percetakan

Gedung Percetakan ini pertama kali dibangun sekitar tahun 1900, dan awalnya berbentuk rumah biasa sebagai cabang percetakan swasta Belanda milik Deli Courant yang berpusat di Medan. Akan tetapi, seiring kebutuhan Aceh akan percetakan yang lebih baik, dari rumah biasa tersebut dibangunlah gedung yang representatif seperti sekarang ini, dan diberi nama Atjeh Drukkerij. Bagian bawah gedung ini terbuat dari beton, sedangkan struktur bangunannya terbuat dari kayu pilihan dan memiliki dua lantai.

Foto lawas yang diunggah oleh Tropen Museum, memperlihatkan keindahan Gedung Atjeh Drukkerij tersebut karena gedung tersebut pada 7 Januari 1937 dihias lampu-lampu pada malam hari untuk merayakan pernikahan Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard. Di samping itu, dulu di depan Gedung Atjeh Drukkerij dilintasi oleh rel kereta api menuju Stasiun Atjeh Spoor.

Sebagai perusahaan percetakan pertama di Aceh, Atjeh Drukkerij telah banyak mengeluarkan hasil percetakannya, seperti buku, foto, dan kartu pos. Beberapa cetakan buku Atjeh Drukkerij adalah buku yang disusun oleh A. Struijvenbeg, yaitu: Korps Marechaussee op Atjeh – 1930, Korps Marechaussee op Atjeh Overzicht van de Geschiedenis vanaf oprichting tot en met 1913, dan Het Korps Marechaussee 1890-1930. Selain itu, Atjeh Drukkerij juga mencetak koran Belanda, “Het Nieuwsblad voor Atjeh”. Koran ini terbit sekali dalam dua minggu, dan sirkulasinya untuk kalangan Belanda maupun para pedagang Tionghoa.

Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), percetakan ini berubah nama menjadi Gunseikanbu Inatsu Kojo, dan menerbitkan surat kabar Jepang bernama Atjeh Sinbun. Kemudian, dari gedung ini pulalah tercatat dalam sejarah ketika Pemerintah Darurat RI (1945-1949) mempercayakan Atjeh Drukkerij mencetak Oeang Repoeblik Indonesia Daerah (ORIDA) wilayah Aceh.

Pada tahun 1950, percetakan ini diambilalih oleh Pemerintah Republik Indonesia dan namanya berubah menjadi Percetakan Republik Indonesia. Pada tahun 1960, gedung baru Percetakan Negara RI di Banda Aceh mulai dibangun. Gedung tersebut persis berada di samping Gedung Atjeh Drukkerij ini.

 

Source Gedung Percetakan Aceh aceh
Comments
Loading...