Situs Candi Kalasan Sleman

0 94

Situs Candi Kalasan

Di Desa Kalibening,Tirtamaning, Kabupaten Sleman DIY, yang lokasi tepatnya yaitu 16 km ke arah timur dari pusat kota Yogjakarta ini ada suatu situs yang bernama candi kalasa. Sebutan lain bagi candi yang satu ini yaitu candi kalibening yang memiliki latar belakang nama ini yaitu di sesuaikan dengan tempat asal candi ini.Candi ini juga memiliki kemiripan dengan candi Sari  yang khas akan keindahannya masing-masing.

Yang menjadikan khas candi ini juga di gunakan vajralepa yang di gunakan untuk melapisi ornamen-ornamen serta relief yang ada di sekitarnya dari candi ini. Candi ini memiliki ketinggian 20 meter yang berada di atas permukaan tanah dengan keseluruhan tingginya yaitu 34 meter .Pada tahun 700 atau 778 pada candi ini di terangkan dan di jelaskan bahwa para penasehat keagamaan Wangsa syailendra telah memberikan masukan agar maharaja penangkaran mendirikan bagunan yang digunakan menuju dewa tara dan untuk para pendeta.

Empat pintu yang ada di candi ini terletak di sisi pintu,akan tetapi tidk semua pintu bisa di masuki hanya yang ada di sisi timur yang merupakan pintu masuk untuk ruang utama yang ada di candi ini. Candi kalasan ini menghadap ke arah timur. Candi ini memiliki cekungan-cekungan yang ada hiasan yng memiliki motif kala .Dan di bawah pahatan kalamakarja ada juga hiasan kecil yang bermotif  wanita bersila yang juga sedang memegang benda yang ada di dua tangannya.Selain itu yang ada di bagian atas dari candi ini yang memiliki bentuk kubus yang merupakan arti dari puncak meru.yang juga di kelilingi 52 stupa tinggi yang memiliki rata-rata 4,60 meter.

Atap candi kalasan ii  berbentuk segi delapan dan bertingkat dua. Yang mana di tingkat pertama dihiasi dengan relung-relung berisi arca Budha, dan sedangkan tingkat ke dua dihiasi dengan relung-relung berisi arca Dhayani Budha. Puncak candi sesungguhnya berbentuk stupa .Bentuk bujur sangkar dan mempunyai pintu masuk di sisi timur merupakan ruang utama.Ruangan tersebut terdapat susunan batu bertingkat yang dahulu merupakan tempat meletakkan patung Dewi Tara yang terbuat dari perunggu setinggi enam meter, dan di belakang ada susunan batu tersebut terdapat semacam altar pemujaan.

Candi Kalasan berdiri diatas alas berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 45×45 m yang membentuk selasar di sekeliling candi. Di setiap sisi terdapat tangga naik ke emperan candi yang dihiasi sepasang kepala naga pada kakinya. Di hadapan anak tangga terbawah terdapat hamparan lantai dari susunan batu. Di depannya kaki tangga dipasang lempengan batu yang tipis dan halus dengan bentuk berlekuk-lekuk. Bangunan candi secara keseluruhan berbentuk empat persegi panjang berukuran 34x 45 m, terdiri atas ruang utama yang berbentuk bujur sangkar dan bilik-bilik yang menjorok keluar di tengah keempat sisinya. Dinding di sekeliling kaki candi dihiasi dengan pahatan bermotif kumuda, yaitu daun kalpataru yang keluar dari sebuah jambangan bulat. Candi Kalasan memiliki 4 buah pintu yang terletak di keempat sisi, namun hanya pintu di sisi timur dan barat yang mempunyai tangga untuk mencapai pintu dan hanya pintu di sisi timur yang merupakan pintu masuk ke ruang utama di tengah candi. Dilihat dari letak pintu utamanya tersebut dapat dikatakan bahwa Candi Kalasan menghadap ke timur.

Di sepanjang dinding candi terdapat cekungan-cekungan yang berisis berbagai arca. Diatas semua pintu dan cekungan selalu dihiasi dengan pahatan bermotif Kala. Tepat di atas ambang pintu, di bawah pahatan Kalamakara, terdapat hiasan kecil berupa wanita bersila memegang benda di kedua belah tangannya. Relung-relung di sisi kiri dan kanan atas pintu candi dihiasi dengan sosok  dewa dalam posisi berdiri memegang bunga teratai. Bagian  atas tubuh candi berbentuk kubus yang melambangkan puncak Meru, dikelilingi oleh 52 stupa setinggi, rata-rata, 4,60 m.Sepanjang batas antara atap dan tubuh candi dihiasi dengan deretan makhluk kerdil yang disebut Gana. Atap candi ini berbentuk segi delapan dan bertingkat dua. Tingkat pertama dihiasi dengan relung-relung berisi arca Budha, sedangkan tingkat ke dua dihiasi dengan relung-relung berisi arca Dhayani Budha. Puncak candi sesungguhnya berbentuk stupa. Ruang utama candi berbentuk bujur sangkar dan mempunyai pintu masuk di sisi timur. Di dalam ruangan tersebut terdapat susunan batu bertingkat yang dahulu merupakan tempat meletakkan patung Dewi Tara yang terbuat dari perunggu setinggi enam meter, di belakang susunan batu tersebut terdapat semacam altar pemujaan.

Source Situs Candi Kalasan Situs Candi Kalasan
Comments
Loading...