Monumen Soerjo Ngawi

0 21

Lokasi Monumen Soerjo

Monumen Soerjo terletak di Jalan Raya Solo-Ngawi, Banjarejo, Pelang Lor, Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63254.

Monumen Soerjo

Bangunan monumen ini penuh dengan sejarah yang tidak mungkin akan dilupakan dengan mudah khususnya oleh masyarakat Ngawi. Monumen Suryo ini dibangun sebagai tanda hormat masyarakat Kabupaten Ngawi pada khususnya dan masyarakat Jawa Timur pada umumnya pada seorang tokoh Gubernur pertama Jawa Timur, RM. Soerjo meninggal akibat adanya insiden PKI pada tahun 1948. Gubernur Pertama Jawa Timur ini menjadi salah satu target penculikan oknum PKI dan dibunuh dengan sadis di tengah Hutan Kedungalar, Ngawi. Monumen Suryo diresmikan pada 28 Oktober 1975 oleh Pangdam VIII/Brawijaya, Mayjen TNI Witarmin.

Sejarah meninggalnya Gubernur Soerjo (Suryo)

Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo atau sering disebut Gubernur Suryo atau RM Suryo lahir diMagetan pada tanggal 9 Juli 1898. Ayahnya bernama Raden Wiryo Sumarto dan ibunya bernama Raden Ayu Kustiah. RM Suryo menempuh pendidikan di HIS (Hollandsch Inlandsch School) dan OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren).

Pada bulan November 1948, Presiden Soekarno Memanggil Gubernur dari seluruh Indonesia, dan berkumpul di Yogyakarta (saat itu ibu kota negara masih di Yogyakarta). Nah, saat perjalanan pulang ke Surabaya, Gubernur Soerjo dicegat oleh gerombolan PKI ( Partai Komunis Indonesia ) di hutan jati desa Sidolaju, kecamatan Kedunggalar, kabupaten Ngawi.

Di situ, Gubernur Soerjo di seret keluar mobil, dua perwira polisi pun juga diperlakukan sama. Mereka di telanjangi, dan dibunuh, mobil yang di tumpangi juga di bakar. Mayat Gubernur Soerjo dan dua orang perwira polisi itu dibiarkan begitu saja, dan pagi harinya ditemukan oleh seseorang yang sedang mencari kayu bakar. Akhiranya Gubernur Soerjo dimakamkan dimakam Sasono Mulyo, Sawahan, Kabupaten Magetan. Untuk mengenang jasa beliau, didirikanlah sebuah monumen berupa patung Gubernur Soerjo dan dua orang perwira polisi. Patung Gubernur Soerjo menunjuk kearah utara, yaitu kearah sebuah prasasti yang menandakan tempat dibunuhnya Beliau dan dua orang perwira polisi.

Source Monumen Soerjo Ngawi Jawa Timur

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.