Monumen Jogja Kembali

0 2

Lokasi Monumen Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali berada di Dusun Jongkang, Sariharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55284, Indonesia.

Monusem Jogja Kembali

Monumen Jogja Kembali atau Yogya Kembali dibangun untuk mengenang sejarah ditariknya tentara pendudukan Belanda dari ibukota RI Yogyakarta pada waktu itu, tanggal 29 Juni 1949. Hal ini merupakan tanda awal bebasnya bangsa Indonesia dari kekuasaan pemerintahan Belanda. Dibangun pada tanggal 29 Juni 1985 dengan upacara tradisional penanaman kepala kerbau dan peletakan batu pertama oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Yang memiliki gagasan dirikannya Monumen Jogja Kembali adalah kolonel Soegiarto, selaku walikotamadya Yogyakarta pada tahun 1983. Di tempat Wisata Sejarah yang satu ini kita akan lebih mengenal sejarah dan suasana di waktu itu, karena di dalam monumen terdapat berbagai peninggalan sejarah, senjata, patung replika dengan interior ruang seperti pada waktu sejarah dulu dan juga lengkap dengan alur ceritanya.

Sebelum kita memasuki Monumen Jogja Kembali, di depan pintu masuk kita akan menjumpai sebuah bangunan tembok besar yang disitu dituliskan sejumlah 422 nama pahlawan yang gugur di daerah Wehrkreise III (RIS) antara tanggal 19 Desember 1948 sampai dengan 29 Juni 1949. Monumen Jogja Kembali terdiri dari 3 lantai. Di lantai 1 terdapat beberapa ruang diantaranya: R. Pengelola, R. Museum, R. Perpustakaan, R. Serbaguna, Mushola dan Toilet. Di Lantai 2 kita akan menjumpai relief yang ada di sekitar tembok luar sekeliling museum dan setelah kita masuk akan menjumpai Ruang Diorama yang akan terdapat replika / patung pahlawan-pahlawan semasa perang.

Dan terakhir adalah lantai 3 yaitu Ruang Garbha Graha yang difungsikan untuk meditasi dan mendoakan arwah pahlawan-pahlawan yang telah gugur. Ketika kita memasuki ruang lantai 1, di ruang depan kita akan menjumpai Dokar, Meriam, dan foto-foto yang ditempel di dinding depan. Dokar ini dinamakan Dokar Tentara Pelajar. Yang digunakan selama Agresi Militer II, tahun 1948-1949 sebagai sarana angkutan persenjataan dan perlengkapan kesehatan maupun logistik pada waktu itu.

Source Monumen Jogja Kembali Yogyakarta

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.